HOTLINE: 021-8997 1188
8 Agustus 2016
DMAS Sukses Lampaui Target Marketing Sales 2016 JAKARTA

JAKARTA – Pengembang kawasan terpadu Kota Deltamas, PT Puradelta Lestari Tbk. (DMAS), telah berhasil melampaui target marketing sales sepanjang tahun ini jauh lebih awal seiring tercapainya kesepakatan penjualan lahan dengan PT Astra Honda Motor (AHM).
Produsen sepeda motor tersebut telah membeli sekitar 38,3 hektar lahan di Greenland International Industrial Centre (GIIC), kawasan industri di Kota Deltamas. Pembelian ini mengukuhkan posisi kawasan industri GIIC di Kota Deltamas sebagai pusat kawasan industri otomotif di Tanah Air setelah sejumlah produsen ternama juga hadir di Kota Deltamas seperti Suzuki, Mitsubishi, and SAIC GM Wuling.

“Kami mencapai target marketing sales tahun ini lebih cepat dari pekiraan dan tentunya hal ini akan membawa dampak positif terhadap kinerja perusahaan pada tahun ini. Selain itu, kesepakatan ini juga mencerminkan kawasan industri GIIC di Kota Deltamas dipercaya oleh produsen otomotif ternama seperti Honda karena memiliki fasilitas pendukung yang lengkap dengan lokasi yang strategis dan akses yang mudah,” ujar Tondy Suwanto, Direktur Puradelta Lestari.

Tondy menjelaskan bahwa pada semester pertama tahun ini, DMAS meraih marketing sales lahan industri sebesar 10,4 hektar. Di awal semester kedua tahun ini, DMAS berhasil menjual sekitar 2 hektar lahan industrinya sebelum akhirnya mencapai kesepakatan jual beli lahan dengan AHM sebesar sekitar 38,3 hektar lahan industri. Melalui penjualan-penjualan tersebut, total marketing sales lahan industri DMAS hingga saat ini telah mencapai sekitar 51 hektar dan telah melampaui target pada tahun ini 50 hektar.

Sebelumnya, Tondy juga menjelaskan bahwa permintaan lahan industri berangsur membaik sejak kuartal kedua tahun 2016. “Apalagi saat ini kami sedang bernegosiasi dengan sejumlah perusahaan yang berminat untuk berinvestasi di kawasan industri Kota Deltamas. Dengan membaiknya kondisi makro ekonomi dan perkembangan infrastruktur di Indonesia, kami meyakini bahwa potensi penjualan lahan industri ke depannya akan tetap ada,” imbuhnya.

Saat ini, DMAS terus mengembangkan kawasan terpadu modern Kota Deltamas dengan area pengembangan mencapai 3.053 hektare dengan cadangan lahan lebih dari 1.600 hektar. Kawasan tersebut memadukan kawasan industri, komersial dan hunian. Kawasan Kota Deltamas terletak di lokasi yang sangat strategis yaitu di jalan tol Jakarta-Cikampek KM 37 yang merupakan episentrum kawasan industri di sepanjang koridor jalan tol Jakarta-Cikampek.

DMAS bertekad untuk terus melakukan ekspansi dan menambah fasilitas pendukung di kawasan Industri milik perseroan dengan mengandalkan kas yang sangat kuat senilai Rp 744,8 miliar per 30 Juni 2016 tanpa adanya pinjaman, sehingga mampu untuk menangkap potensi pertumbuhan dengan mempertahankan struktur modal perusahaan yang baik.

Saat ini, total aset Perseroan mencapai Rp 7,35 triliun yang terdiri atas Rp 3,99 triliun aset lancar dan Rp 3,36 triliun aset tidak lancar. Total liabilitas DMAS tercatat Rp 231,4 miliar yang sebagian besar adalah liabilitas jangka pendek dan tidak memiliki utang kepada lembaga pembiayaan maupun obligasi. Adapun, total ekuitas perseroan mencapai Rp 7,12 triliun dengan jumlah saham beredar sebanyak 48,2 miliar saham.

Pers Release selengkapnya dalam bentuk PDF dapat diklik tautan berikut.

Saya tertarik dengan produk
Nama saya ,
hubungi saya di .
error: Content is protected !!