HOTLINE: 021-8997 1188
19 Januari 2018
Jika Menjadi KEK, Cikarang Akan Maju Seperti Kota Lainnya di Asia

CIKARANG – Cikarang kini lebih dikenal sebagai kawasan industri dan hunian. namun, sejarah keberadaan kawasan ini tidak lantas sukses begitu saja. Terdapat proses panjang dan tidak mudah guna meningkatkan nilai investasi di kota ini.

Cikarang adalah ibukota dari kabupaten Bekasi, yang memiliki lima wilayah bagian yakni Cikarang Pusat, Cikarang Barat, Cikarang Timur, Cikarang Utara dan Cikarang Selatan. kota ini hadir sejak 1989, yang pada awal pendiriannya memang disiapkan sebagai kawasan industri.

Sebelumnya, Cikarang merupakan kawasan tandus yang berbukit. namun kini menjelma menjadi perkotaan yang hijau dan memiliki nilai ekonomis tinggi. Tak hanya itu, potensi lokasi yang strategis yang dimiliki Cikarang membuat banyak negara berinvestasi di kawasan ini.

Saat ini, Cikarang terdapat kawasan industri seperti Jababeka yang telah beroperasi sedikitnya 1.650 perusahaan dari 30 negara seperti amerika Serikat, Jepang, Perancis, inggris, Belanda, australia, korea, Singapura, Taiwan, Malaysia dan negara-negara lainnya.

Untuk memenuhi permintaan hunian, sejumlah pengembang telah mendirikan kawasan hunian seperti Lippo Cikarang, Jababeka, dan kota Deltamas. Perkembangan zaman dan teknologi telah memberikan kontribusi yang positif bagi pembangunan di Cikarang. Dengan hadirnya perusahaan asing dan tumbuhnya kawasan hunian di Cikarang, telah meningkatkan pertumbuhan ekonomi indonesia.

Banyak orang memprediksi Cikarang akan seperti Shenzhen di Tiongkok. Sebab, sejarah keberadaan pembangunan di Shenzhen tak berbeda jauh dengan Cikarang. Pembangunan Shenzhen dimulai sejak 1980, yang dahulu hanyalah kampung nelayan.

Tidak pernah ada yang mengira Shenzhen akan mengalami pembangunan yang pesat. namun, karena keinginan yang kuat dari pemerintahannya yang pada saat itu mencanangkan kota Shenzhen menjadi kawasan Ekonomi khusus (kEk). keputusan Pemimpin Tiongkok Deng Xiaoping yang mementingkan kemajuan ekonomi dibandingkan politik, sangat menentukan kemajuan bagi Shenzhen hingga kini. Frank Holmes, kontributor Majalah Forbes (2017), seperti dilansir dari antaranews.com, menulis tentang kondisi Shenzhen sebelum kawasan itu menjadi salah satu kEk di Tiongkok sampai berkembang menjadi pusat teknologi berkelas dunia dan salah satu pusat keuangan global.

Saat ini, Shenzhen seperti kebanyakan kotakota di dunia yang memiliki arsitek bangunan yang menawan, fasilitas pendukung berteknologi canggih dan layanan yang baik. Seperti Shenzhen, wajah Cikarang kini juga kian modern, sangat berbeda dengan wilayah ini pada 1980-an.

Saat ini, Pemerintah sedang mengkaji wilayah Cikarang sebagai kEk. kota Cikarang dari awal pendiriannya sudah memberikan kontribusi ekonomis bagi bangsa. Jika dijadikan kEk, Cikarang akan menjadi kEk pertama di Jawa Barat, yang akan berpeluang memberikan banyak investasi bagi indonesia.

Dalam perjalanan sejarah kotakota lain di dunia, kota yang fokus pada pertumbuhan ekonomi, maka perkembangan kotanya akan lebih maju. Shenzhen yang sebelumnya kumuh, kota itu kini menjadi unggul dan modern.

Cikarang dan Shenzhen memiliki latar belakang wilayah yang sama, namun kini Shenzhen telah berubah menjadi kota modern super lengkap. Oleh karena itu, semua berharap Cikarang akan menjadi KEK yang akan bernasib yang sama seperti Shenzhen. (*) 

sumber: Investor Daily 

Saya tertarik dengan produk
Nama saya ,
hubungi saya di .
error: Content is protected !!